Panduan Lengkap Kosakata Berkebun Bahasa Inggris

Kampung Inggris Pare menjadi masyur namanya karena telah terbukti mencetak ribuan orang dalam menguasai keterampilan bahasa Inggris yang baik. Suasana yang kondusif serta budaya yang unik di Pare membuat proses belajar bahasa Inggris menjadi semakin menyenangkan dan optimal.

Bagikan

Daftar isi

Berkebun adalah hobi yang menyenangkan, dan kalau kamu mau belajar bahasa Inggris sambil berkebun? Itu ide yang bagus banget! Saya sendiri dulu bingung membedakan antara spade dengan trowel, padahal berdua alat berkebun. Sekarang sih, saya udah hafal semuanya, dan articles ini saya buat buat membantu kamu yang sedang belajar.

Kosakata berkebun dalam bahasa Inggris sangat berguna kalau kamu:

  • Membaca gardening tutorial dari channel YouTube Barat
  • Ingin berkomunikasi dengan gardener internasional
  • Persiapan IELTS atau TOEFL dengan topik lifestyle & hobbies
  • Cuma pengen pinter aja 😄

Di artikel ini, saya akan membawa kamu jelajahi lebih dari 50 kosakata berkebun, mulai dari alat, aktivitas, sampai adjective untuk mendeskripsikan kondisi tanamanmu. Let’s dig in!

Gardening Tools (Alat-Alat Berkebun)

Gardening Tools

Sebelum mulai berkebun, kamu perlu tahu alat-alat apa saja yang digunakan. Ini foundational banget untuk communicating tentang gardening activities.

Hand Tools

1. Trowel (Cangkul Kecil)

Trowel adalah alat berkebun yang paling sering saya pakai. Bentuknya mirip cangkul mini dengan gagang yang pendek, dipakai satu tangan. Saya biasa pakai trowel untuk:

  • Menggali lubang kecil sebelum menanam benih
  • Mengambil tanah dari pot untuk pot lain
  • Menyingkirkan gulma yang membandel

Contoh kalimat: “I use my trowel to dig small holes for my seedlings every morning.”

2. Garden Fork (Garpu Taman)

Jangan salah mengira garden fork dengan garpu makan, ya! Garden fork ini lebih besar, punya gagang kayu yang panjang, dan ujungnya seperti garpu dengan 4-5 tusuk. Fungsinya:

  • Memisahkan tanaman yang sudah mati atau kering
  • Mencabut gulma dari akarnya
  • Mengolah tanah agar lebih gembur

Contoh kalimat: “My garden fork helps me remove dead plants and stubborn weeds easily.”

3. Spade (Sekop/Cangkul Besar)

Spade itu cangkul dengan ujung yang agak mengerucut atau runcing, berbeda dengan shovel. Kalau spade kamu pakai untuk menggali tanah, shovel kamu pakai untuk memindahkan sesuatu (seperti memindahkan tanah, pasir).

Contoh kalimat: “I grabbed my spade to dig a hole for planting the new rosemary bush.”

4. Shovel (Cangkul Rata)

Shovel punya ujung yang rata, mirip sekop. Biasanya shovel digunakan untuk:

  • Memindahkan tanah, pasir, atau batu
  • Mengambil kompos dari gudang ke tempat tanam
  • Membersihkan sisa tanaman

Di negara bersalju, ada juga “snow shovel” khusus untuk menyerok salju, tapi itu bukan bagian dari gardening tools, haha.

Contoh kalimat: “I used the shovel to move the compost pile to the new garden bed.”

Cutting Tools

1. Pruners (Gunting Pangkas)

Pruners adalah gunting khusus berkebun untuk memangkas tanaman, ranting, atau semak belukar. Bentuknya lebih besar dari gunting biasa, dan kamu butuh kedua tangan untuk mengoperasikannya. Saya selalu pakai pruners untuk:

  • Memangkas ranting mati
  • Membentuk semak belukar agar terlihat rapi
  • Memotong bunga untuk rangkaian bunga

Contoh kalimat: “I used my pruners to trim the dead branches from the hedge.”

2. Shears (Gunting Pangkas Khusus)

Shears mirip pruners, tapi lebih fancy dan biasanya lebih besar. Ada berbagai jenis shears:

  • Hand shears: untuk tanaman kecil
  • Hedge shears: untuk memangkas pagar hidup (hedge)
  • Lopping shears: untuk ranting yang lebih tebal

Pro tip: Jangan pernah gunakan scissors biasa untuk berkebun itu akan merusak scissorsmu dan hasilnya tidak rapi.

Contoh kalimat: “My hedge shears make it easy to trim the overgrown bushes into a nice shape.”

Watering & Hose Tools

1. Watering Can (Teko Penyiram)

Watering can adalah teko yang dirancang khusus untuk menyiram tanaman. Punya:

  • Leher panjang yang menuju ke nozzle (ujung keluarnya air)
  • Nozzle dengan lubang-lubang kecil sehingga air menyebar dengan baik, bukan menyemprot keras

Keuntungan watering can:

  • Kamu bisa kontrol jumlah air yang diberikan
  • Air menyebar merata dan tidak merusak tanaman
  • Cocok untuk tanaman dalam pot atau seedlings yang masih kecil

Contoh kalimat: “Every morning, I fill my watering can and water each plant carefully.”

2. Hose (Selang Air)

Hose adalah selang plastik yang mengalirkan air dari sumber air ke taman. Hose biasanya punya:

  • Panjang 20-100 kaki (tergantung ukuran taman)
  • Coupling di ujung untuk sambung-sambungan
  • Nozzle adjustable untuk kontrol aliran air

Contoh kalimat: “I attached the hose to the faucet and watered the entire garden in 20 minutes.”

Carrying & Moving Tools

1. Wheelbarrow (Gerobak/Dorong)

Wheelbarrow adalah gerobak dengan satu roda besar di depan dan dua pegangan di belakang. Ini sangat berguna untuk:

  • Memindahkan tanah, pasir, atau mulch
  • Membawa pot tanaman yang berat
  • Mengangkut sisa tanaman untuk kompos

Pengalaman pribadi: Dulu saya coba pindahin tanah sendiri tanpa wheelbarrow sangat melelahkan! Sekarang sih, wheelbarrow jadi best friend saya di taman.

Contoh kalimat: “I loaded the wheelbarrow with compost and pushed it to the flower beds.”

2. Rake (Garu)

Rake adalah alat panjang dengan banyak gigi/rangka di depan. Ada dua jenis:

  • Garden rake: gigi yang kuat dan renggang, untuk mengolah tanah
  • Leaf rake: gigi yang halus dan rapat, untuk mengumpulkan daun

Contoh kalimat: “I used my rake to smooth out the soil before planting seeds.”

Power Tools

1. Lawnmower (Mesin Pemangkas Rumput)

Lawnmower adalah mesin untuk memangkas rumput dengan cepat dan merata. Ada dua jenis:

  • Push mower: didorong manual (good exercise!)
  • Riding mower: kamu duduk di atas (untuk taman besar)

Contoh kalimat: “I mow the lawn every Sunday morning to keep the grass short and neat.”

Gardening Actions & Verbs (Aktivitas dan Kata Kerja Berkebun)

Sekarang kita tahu alatnya. Saatnya belajar aktivitas apa yang kita lakukan dengan alat-alat tersebut!

Planting & Growing

1. Plant (Menanam)

“Plant” bisa jadi noun (kata benda = tanaman) atau verb (kata kerja = menanam). Contoh:

  • Noun: “This plant is beautiful” (Tanaman ini cantik)
  • Verb: “I plant tomatoes every spring” (Saya menanam tomat setiap musim semi)

Contoh kalimat: “I planted three new trees in the backyard yesterday.”

2. Seed (Benih/Menabur Benih)

Sebagai noun, seed berarti benih. Sebagai verb, seed berarti menabur benih.

Contoh kalimat: “I seed the vegetable garden in March, and harvest in July.”

3. Transplant (Memindahkan Tanaman)

Transplant berarti memindahkan tanaman dari satu tempat ke tempat lain biasanya dari seedling tray ke pot yang lebih besar atau langsung ke tanah.

Contoh kalimat: “When the seedlings are big enough, I transplant them into larger pots.”

4. Germinate (Berkecambah)

Germinate berarti benih mulai tumbuh tunas pertamanya. Proses ini butuh air, cahaya, dan suhu yang tepat.

Contoh kalimat: “The seeds will germinate within one week if you keep the soil moist.”

5. Grow (Tumbuh/Berkembang)

Grow adalah kata yang paling umum digunakan untuk mendeskripsikan proses pertumbuhan tanaman.

Contoh kalimat: “My sunflowers are growing so fast – they’re already 3 feet tall!”

Maintenance

1. Water (Menyiram)

“Water” sebagai verb berarti memberikan air kepada tanaman. Berapa sering kamu harus water? Tergantung jenis tanaman dan cuaca.

Contoh kalimat: “You should water your plants every morning or they will wilt.”

2. Wilt (Layu)

Wilt terjadi ketika tanaman kekurangan air atau panas yang berlebihan. Daunnya jadi lembek dan menggantung ke bawah.

Contoh kalimat: “My flowers are wilting – I forgot to water them yesterday!”

3. Prune (Memangkas)

Prune berarti memangkas ranting atau daun yang tidak diperlukan untuk membentuk tanaman agar terlihat lebih rapi dan sehat.

Contoh kalimat: “I prune the rose bush every month to encourage more blooms.”

4. Deadhead (Membuang Bunga Mati)

Deadhead adalah aktivitas membuang bunga yang sudah mati atau layu untuk mendorong tanaman menghasilkan bunga baru.

Contoh kalimat: “If you deadhead the tulips, they’ll produce more flowers next season.”

5. Mulch (Memberi Mulsa)

Mulch adalah lapisan bahan (daun kering, potongan rumput, atau kayu) di permukaan tanah yang berfungsi:

  • Menjaga kelembaban tanah
  • Mencegah gulma tumbuh
  • Menjaga suhu tanah tetap stabil

Contoh kalimat: “I mulched the garden beds with wood chips to prevent weeds.”

6. Compost (Membuat Kompos)

Composting adalah proses mengubah sampah organik (sisa tanaman, daun) menjadi kompos yang berguna sebagai pupuk alami.

Contoh kalimat: “I compost my kitchen scraps and garden waste to make natural fertilizer.”

7. Pull/Remove Weeds (Mencabut Gulma)

Weeds adalah tumbuhan yang tidak diinginkan yang mengganggu tanaman utamamu. Kamu perlu pull out the weeds secara berkala.

Contoh kalimat: “I spend every Saturday morning pulling weeds from the flower beds.”

8. Fertilize (Memberi Pupuk)

Fertilize berarti memberikan nutrisi tambahan kepada tanaman melalui pupuk.

Contoh kalimat: “I fertilize my vegetables every two weeks during the growing season.”

9. Dig (Menggali)

Dig berarti menggali tanah, biasanya sebelum menanam atau saat memindahkan tanaman.

Contoh kalimat: “I dug a hole two feet deep to plant the new fruit tree.”

10. Mow (Memangkas Rumput)

Mow berarti memangkas rumput menggunakan lawnmower.

Contoh kalimat: “I mow the lawn every Sunday to keep it neat and green.”

Harvesting – Panen

1. Harvest (Memanen)

Harvest adalah aktivitas mengumpulkan hasil panen dari tanaman, bisa buah, sayur, atau bunga.

Contoh kalimat: “We harvested our tomatoes in September and made fresh salsa.”

2. Pick (Memetik)

Pick mirip dengan harvest, tapi lebih casual yang berarti memetik bunga atau buah satu per satu.

Contoh kalimat: “I pick fresh berries from the garden every morning for breakfast.”

Gardening Adjectives (Kata Sifat untuk Mendeskripsikan Tanaman)

Sekarang kita sudah tahu alat dan aktivitasnya. Tapi bagaimana cara mendeskripsikan kondisi tanamanmu? Ini penting banget!

Condition of Plants – Kondisi Tanaman

1. Healthy (Sehat)

Tanaman yang healthy punya daun hijau segar, tumbuh dengan baik, dan punya vigor yang bagus.

Contoh kalimat: “My tomato plants are very healthy this year, lots of green leaves and flowers.”

2. Wilted (Layu)

Wilted berarti tanaman kekurangan air, panas, atau sedang stress. Daunnya jadi lembek.

Contoh kalimat: “The flowers look wilted, I need to water them immediately.”

3. Thriving (Berkembang Pesat)

Thriving berarti tanaman berkembang dengan sangat baik, tumbuh cepat, dan terlihat sehat.

Contoh kalimat: “My vegetable garden is thriving, the plants are growing faster than I expected!”

4. Stunted (Terhambat Pertumbuhan)

Stunted berarti pertumbuhan tanaman lebih lambat dari biasanya, biasanya karena kekurangan nutrisi, air, atau cahaya.

Contoh kalimat: “The seedlings look stunted, maybe they need more sunlight.”

5. Lush (Lebat/Subur)

Lush berarti tanaman punya banyak daun yang hijau dan terlihat indah, penuh kehidupan.

Contoh kalimat: “The ivy is so lush and green, it’s covering the entire wall beautifully.”

6. Sparse (Jarang/Tidak Lebat)

Sparse berarti tanaman tidak terlalu lebat atau daunnya sedikit-sedikit.

Contoh kalimat: “The grass looks sparse in some areas, I need to reseed it.”

7. Dormant (Dorman/Tidur)

Dormant berarti tanaman sedang dalam fase istirahat, biasanya di musim dingin. Tidak ada pertumbuhan aktif, tapi tanaman masih hidup.

Contoh kalimat: “My perennials are dormant during winter, they’ll come back in spring.”

Appearance & Characteristics – Penampilan & Ciri Khas

1. Blooming/Flowering (Mekar/Berbunga)

Blooming berarti tanaman sedang menghasilkan bunga yang indah.

Contoh kalimat: “The cherry blossoms are blooming beautifully this spring.”

2. Fragrant (Wangi)

Fragrant berarti tanaman atau bunga punya aroma yang harum.

Contoh kalimat: “The roses in my garden are very fragrant – the smell fills the entire backyard.”

3. Thorny (Berduri)

Thorny berarti punya duri yang tajam – biasanya untuk rose, raspberry, atau cactus.

Contoh kalimat: “Be careful with the rose bushes, they’re very thorny!”

4. Evergreen (Selalu Hijau)

Evergreen adalah jenis tanaman yang tetap hijau sepanjang tahun, tidak rontok di musim dingin.

Contoh kalimat: “Pine trees are evergreen, they stay green even in winter.”

5. Deciduous (Gugur)

Deciduous adalah jenis tanaman yang rontok daunnya di musim tertentu (biasanya musim gugur).

Contoh kalimat: “Oak trees are deciduous, they lose their leaves in the fall.”

Common Gardening Phrases & Expressions (Frasa Umum Berkebun)

Gardening Action

Sekarang kita udah belajar banyak vocabulary. Mari kita lihat beberapa frasa dan ekspresi yang sering digunakan di dunia berkebun!

Popular Phrases – Frasa Populer

1. “Green Thumb” (Jari Hijau)

Ini adalah idiom yang berarti seseorang punya bakat alami atau skill dalam berkebun dan membuat tanaman tumbuh dengan baik.

Contoh kalimat: “My grandmother has a green thumb, everything she plants grows beautifully.”

2. “To Dig In” (Mulai Bekerja)

Ini bukan cuma tentang menggali tanah saja, tapi juga berarti mulai bekerja dengan bersemangat.

Contoh kalimat: “Let’s dig in and start planting the vegetables, we have a lot of work to do!”

3. “To Grow From Seed” (Tumbuh dari Benih)

Bisa literal berarti menumbuhkan tanaman dari benih, atau figuratif berarti mulai dari awal/basic.

Contoh kalimat: “I decided to grow my tomatoes from seed instead of buying seedlings.”

4. “Garden-Variety” (Biasa-Biasa Saja)

Ini berarti sesuatu yang biasa, umum, atau biasa-biasa saja (dari varietas tanaman yang paling umum/standar).

Contoh kalimat: “He has a garden-variety laptop, nothing special about it.”

5. “To Water Down” (Melemahkan/Mengurangi)

Ini frasa yang berarti melemahkan atau mengurangi kekuatan sesuatu (dari aktivitas mencairkan sesuatu dengan air).

Contoh kalimat: “The teacher watered down the difficult lesson so students could understand it better.”

Gardening Tips & Advice – Tips Berkebun

1. “Plant in the Spring” (Tanam di Musim Semi)

Musim semi adalah waktu terbaik untuk menanam banyak jenis tanaman, karena cuaca sudah hangat dan ada cukup cahaya.

2. “Water in the Morning” (Siram di Pagi Hari)

Tips pro: siram tanamanmu di pagi hari supaya akar bisa menyerap air dengan optimal sebelum panas terik datang.

3. “Mulch Your Garden” (Beri Mulsa pada Taman)

Ini adalah tips untuk menjaga kelembaban tanah, mencegah gulma, dan menjaga suhu tanah tetap stabil.

Common Mistakes When Learning Gardening Vocabulary (Kesalahan Umum)

Berdasarkan pengalaman saya mengajar bahasa Inggris, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan:

❌ SALAH: Menggunakan Scissors untuk Memotong Tanaman

Benar: “I use my pruners (atau shears) to cut the branches.”
Salah: “I use my scissors to cut the branches.”

(Scissors adalah untuk kertas, pruners/shears adalah untuk tanaman!)

❌ SALAH: “It will be died”

Benar: “The plants will die if you don’t water them.”
Benar: “The plants will be dead if you don’t water them.”
Salah: “The plants will be died…” (grammar ini tidak ada!)

❌ SALAH: Menyamakan Spade dengan Shovel

Benar:

  • Use spade untuk menggali (pointed end)
  • Use shovel untuk memindahkan (flat end)

Salah: Menggunakan keduanya untuk hal yang sama tanpa membedakan.

❌ SALAH: “Garden” vs “Yard”

  • Garden = taman yang dirawat dengan tanaman hias atau sayur-sayuran
  • Yard = halaman, bisa lebih luas dan tidak harus ada tanaman

Benar: “I’m going to mow my yard.
Aneh: “I’m going to mow my garden.” (bukan impossible, tapi tidak biasa digunakan kalau tidak ada rumput di garden)

❌ SALAH: “Plant a plant”

Ini sih technically tidak salah, tapi terdengar aneh. Lebih baik spesifik:

Lebih baik: “I planted a rose bush in my garden.” (bukan “I planted a plant”)

Pertanyaan Seringkali Ditanya

Q: Berapa sering saya harus water tanaman?

A: Tergantung jenis tanaman dan cuaca. Umumnya, tanaman indoor butuh water 2-3 kali seminggu, outdoor bisa setiap hari di musim panas. Cek tanah – kalau masih lembab, belum perlu di-water.

Q: Apa bedanya mulch dengan compost?

A: Mulch = lapisan di atas tanah (bisa daun kering, potongan rumput) untuk proteksi tanah. Compost = pupuk yang dibuat dari sampah organik yang sudah terurai. Dua hal berbeda!

Q: Kapan waktu terbaik untuk prune tanaman?

A: Umumnya late winter atau early spring, sebelum pertumbuhan baru dimulai. Tapi untuk flowering plants, prune setelah flowering selesai untuk maksimalkan bunga tahun depan.

Q: Apa itu deadheading dan kenapa penting?

A: Deadheading = membuang bunga yang sudah mati/layu untuk encourage tanaman menghasilkan bunga baru. Ini adalah tip terbaik untuk maksimalkan flowering sepanjang musim!

Saya tahu belajar gardening vocabulary mungkin terasa banyak, tapi percayalah setelah kamu practice beberapa kali, semuanya akan jadi natural. Dulu saya juga bingung bedain spade sama shovel, tapi sekarang sih, langsung paham begitu denger kata-katanya.

Action steps untuk kamu:

  1. Print checklist kami yang bisa didownload
  2. Practice dengan real tools, buka tool box, ambil satu alat, bilang nama Inggrisnya
  3. Tonton YouTube video tentang gardening dalam bahasa Inggris (sekarang kamu paham vocabulary-nya!)
  4. Bergabung komunitas gardening online dan chat dengan sesama gardener dalam bahasa Inggris

Gardening adalah hobi yang menyenangkan, dan learning English sambil enjoying hobby kamu? That’s the sweet spot! Follow sosial media KILC agar kamu tidak ketinggalan informasi menarik lainnya!

Jika mau belajar bahasa inggris dengan lingkungan dan suasana yang mendukung, Kampung Inggris Language Center menyediakan itu semua. Buruan daftarin dirimu di sini!!!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel yang relevan

Dengarkan pengalaman LC-ers yang telah berhasil meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka!

Belajar bahasa inggris asik ala kampung inggris Bekasi KILC

Kampung Inggris Bekasi: Belajar Asik Ala Kampung Inggris Pare

Kampung Inggris Bekasi – Belajar bahasa Inggris saat ini sudah menjadi kebutuhan penting buat setiap orang, khususnya Gen Z &

Thumbnail artikel kampung inggris LC perbedaan tired dan exhausted.

Perbedaan Tired dan Exhausted: Penjelasan Lengkap & Contoh Penggunaan

Siapa yang sering bilang “tired” dan “exhausted” untuk mengungkapkan rasa lelah? Kedua kata ini memang berarti lelah, namun mempunyai tingkatan

Thumbnail artikel kampung inggris lc dengan judul perbedaan gift vs present.

Perbedaan Gift Vs Present

Hi LC’ers, yuk belajar bahasa Inggris bareng Minca. Siapa nih yang sering dapet hadiah hadiah dari si dia? Semoga selalu

Daftar isi