X

Penggunaan Kata Must dan Might yang Tepat Beserta Contohnya

Dalam bahasa Inggris, penggunaan must dan might masih kerap diaplikasikan pada konteks yang kurang tepat. Agar kesalahpahaman tersebut tidak terjadi lagi, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Penggunaan must dalam bahasa Inggris

Must termasuk ke salam modal auxilary atau kata kerja bantu dalam bahasa Inggris. Biasanya, must dipakai untuk mengungkapkan kepastian, merekomendasikan sesuatu (yang mana konteksnya lebih kuat daripada should), dan mengekspresikan kebutuhan.

Sementara itu, kalau kalian ingin mengutarakan larangan terhadap sebuah tindakan, maka kalian dapat menggunakan must not. Akan tetapi, kamu harus cermat sebelum memakai must not, karena jenis modal ini terdengar kasar dan keras. Sebagai gantinya, kalian bisa memakai modal lain seperti should not atau ought not, sebab konteksnya lebih untuk menghalangi/mencegah alih-alih melarang.

Berikut ini beberapa contoh penerapan must yang bisa kalian pelajari.

  • Must untuk menunjukkan kebutuhan: You must pass an exam to get the best school (kamu harus lulus ujian untuk lolos ke sekolah terbaik);
  • Must untuk melarang suatu tindakan: You must not climb the tree! (Kamu tidak boleh memanjat pohon tersebut!);
  • Must untuk memberikan kepastian: This must be a good choice for the family (Ini pasti menjadi keputusan/pilihan baik untuk keluarga itu);
  • Must untuk merekomendasikan sesuatu: You must eat healthy food to gain weight. (Kamu harus menyantap makanan sehat untuk menaikkan berat badan);
  • Must—juga beberapa modal auxilary lainnya—memang punya perilaku yang tidak teratur dalam sejumlah jenis kalimat. Salah satunya adalah penerapan must dalam bentuk past tense berikut ini: It must have been the wrong house. There is a similar place around this area. (Ini pasti rumah yang salah. Ada tempat yang sama di area ini).

Penggunaan might dalam bahasa Inggris

Selanjutnya, dalam penggunaan kata must dan might, might merupakan kata yang sering kali digunakan untuk mengutarakan ekspresi kemungkinan maupun kalimat pengandaian (conditional sentencesi). Lalu, para penutur bahasa Inggris juga kerap memakainya untuk menyatakan permintaan atau saran walau hal ini kurang umum didengar dalam bahasa Inggris di wilayah Amerika.

Beberapa contohnya dapat kalian simak di bawah ini:

  • Your wallet might be in the living room (menyatakan kemungkinan);
  • If I didn’t have to help my mother, I might stay with you (menyatakan pengandaian);
  • You might visit the restaurant during your visit (menyatakan saran);
  • Might I borrow your brush? (menyatakan permintaan).

Might dan may pada dasarnya mengutarakan tingkat kemungkinan yang sama. Namun, kalian tetap harus hati-hati, karena beberapa orang menganggap may punya derajat yang lebih tinggi dibandingkan might. Kalian sebenarnya tidak perlu memusingkan hal tersebut, tetapi bahasa Inggris tetap memiliki aturan yang harus diikuti dam disimak.

Faktanya, might lebih umum dipakai dibandingkan may dalam bahasa Inggris, contohnya:

  • He might be at home by now, but it’s still unsure at all;
  • I might not have time to help you decorating the shop.

Sementara untuk bentuk lampau, kalian dapat mengaplikasikan bentuk might have.

  • She might have tried to call when her boyfriend was out;
  • My mother might have dropped it in the parking lot.

Demikian penjelasan singkat seputar penggunaan must dan might. Semoga kalian dapat mempraktikan penggunaan kata must dan might dalam bahasa Inggris dengan benar, ya!

Materi lain yang bisa kamu pelajari: Cara Penggunaan a, an, dan the yang Tepat.

Categories: Belajar bahasa Inggris
LC Kampung Inggris :

This website uses cookies.