Siapa bilang ke Kampung Inggris Pare cuma bisa belajar bahasa Inggris di dalam kelas? 👀 Justru, ada banyak kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sela-sela jadwal kursus. Mulai dari gowes keliling Pare, berburu kuliner murah, sampai jalan-jalan ke tempat wisata di sekitar Pare😆
Kamu juga bisa bertemu teman baru dari berbagai daerah dan latihan kemampuan Bahasa Inggris lewat aktivitas sehari-hari. Jadi, selain mendapatkan ilmu baru, kamu juga dapat pengalaman yang berkesan.
Nah, buat kamu yang berencana kursus di sini, yuk, intip 5 kegiatan asik di Kampung Inggris Pare yang wajib kamu coba!
Belajar Bahasa Inggris Interaktif di Luar Kelas
1. Belajar Sambil Bermain lewat Games dan Kelas Outdoor
Belajar nggak cuma di kelas, kamu akan belajar Bahasa Inggris di bawah pohon atau di gazebo sambil bermain bersama teman. Menarik banget kan? Suasana seperti ini jadi alternatif belajar biar nggak bosen dan gitu-gitu aja.
Kamu juga kan diajak ikut games interaktif, mulai belajar kosakata baru, menyusun kalimat, sampai praktik langsung ngomong Inggris. Kamu juga jadi punya kesempatan buat lebih aktif komunikasi tanpa terlalu terpaku pada materi.
2. Ikut Speaking Club dan Study Club Bareng Teman
Di Kampung Inggris Pare ada beberapa speaking club dan study club yang bisa kamu ikuti di luar jadwal kursus. Ini cocok banget buat kamu yang ambis pengen cepet bisa speaking lancar.
Dalam speaking club, kamu bisa berlatih percakapan, bertukar pendapat, atau membahas topik tertentu menggunakan bahasa Inggris. Sementara itu, study club cocok buat kamu yang ingin mengulang materi, mengerjakan latihan, atau belajar bersama setelah jadwal kursus selesai🤩
Gowes dan Olahraga Santai sambil Menikmati Suasana Pare
1. Gowes Keliling Kawasan Kampung Inggris
Sepeda itu alat transportasi yang sangat umum di Kampung Inggris. Selain terjangkau, memakai sepeda juga praktis karena jarak antar tempat di Pare cukup dekat. Kamu bisa jalan-jalan melewati jalanan desa, melihat suasana sekitar, sekaligus mengenali lokasi tempat makan, toko, atau tempat nongkrong yang mungkin bakal sering kamu kunjungi.
2. Jogging Pagi dan Berburu Jajanan Car Free Day
Di kampung Inggris kamu akan terbiasa melihat warga sekitar atau peserta kursus olahraga jogging di pinggir jalan atau lapangan. Biasanya waktu pagi hari atau sore hari. Ada juga kegiatan Car Free Day yang bisa kamu ikuti setiap hari Minggu.
Kamu akan banyak menemukan orang menikmati suasana pagi, jalan santai, dan berbagai jajanan yang dijual di sepanjang jalan. Lokasi Car Free Day ada di Jl. PB Sudirman, Pare, Kediri, mulai dari depan Stadion Canda Bhirawa sampai area dekat Alun-Alun Kota Pare
Berburu Kuliner dan Nongkrong Bareng Teman Baru
1. Berburu Kuliner Lokal dengan Harga Ramah Kantong
Kalau suka menjelajahi kuliner, kamu bisa mencoba makanan yang mudah ditemukan di sekitar Pare. Ada banyak warung sederhana yang bisa kamu temukan di lingkungan Kampung Inggris. Untuk harga juga relatif terjangkau mulai dari 10.000-15.000 seporsi. Kamu sudah dapat nasi, lauk, sayur, bahkan ayam.
Kamu juga bisa bertanya kepada teman satu camp tentang tempat makan favorit mereka. Siapa tahu, kamu menemukan warung langganan baru yang rasanya cocok di lidah dan harganya pas di kantong🤭
2. Nongkrong di Kafe Sambil Belajar atau Diskusi Bareng Teman
Mau suasana belajar yang berbeda? Sesekali, coba kerjakan tugas atau mengulang materi di kafe bareng teman-teman. Biar proses belajarmu lebih menyenangkan dan nggak monoton. Ada banyak banget Coffee shop yang bisa kamu coba eksplor. Untuk harga mulai dari 15.000-30.000 tergantung dari Coffee Shop yang kamu datangi.
Menambah Teman dan Pengalaman lewat Komunitas di Pare
Salah satu pengalaman menarik selama kamu ikut kursus di Kampung Inggris Pare adalah ketemu orang-orang baru. Peserta kursus datang dari berbagai daerah dengan tujuan yang berbeda-beda, tapi punya kesempatan buat belajar dan beraktivitas bareng.
Karena itu, jangan cuma fokus pada kegiatan kursus! Cobalah membuka diri untuk berkenalan dan mengikuti aktivitas bersama orang-orang di sekitarmu.
1. Bertemu Teman Baru dari Berbagai Daerah
Selama di Kampung Inggris, kamu bisa bertemu teman yang berasal dari kota atau latar belakang berbeda. Ada yang masih sekolah, kuliah, baru lulus, hingga sudah bekerja.
Supaya lebih akrab, cobalah ikut kegiatan bersama teman satu kelas atau camp. Misalnya, belajar bareng, olahraga pagi, berburu kuliner, atau sekadar ngobrol setelah jadwal kursus selesai.
Pengalaman seperti ini bisa membuat waktu kursus terasa lebih menyenangkan. Jadi, selain pulang membawa ilmu bahasa Inggris, kamu juga punya kenangan dan koneksi baru.
2. Ikut Kegiatan Komunitas dan Aktivitas Bareng
Kalau ingin memperluas pengalaman, kamu juga bisa mencari informasi tentang komunitas atau kegiatan lokal di sekitar Pare. Ada beragam aktivitas yang bisa dijelajahi sesuai minat, mulai dari kegiatan bersepeda, komunitas buku dan literasi, sampai wisata bus gratis keliling Kediri. Mulai saja dari aktivitas sederhana yang kamu sukai. Dengan begitu, kamu bisa menikmati waktu di Pare sekaligus mencoba pengalaman baru di luar rutinitas kursus.
Jalan-Jalan ke Tempat Wisata Sekitar Kampung Inggris Pare
1. Simpang Lima Gumul (SLG)
Salah satu tempat yang bisa masuk daftar jalan-jalanmu adalah Simpang Lima Gumul (SLG), ikon Kabupaten Kediri yang dikenal dengan bangunannya yang menyerupai Arc de Triomphe di Paris.
Tempat ini bisa menjadi pilihan untuk jalan-jalan, berfoto, atau menikmati suasana bersama teman-teman. Wisata ke Gumul kamu nggak perlu membayar tiket masuk alias gratis. Untuk jam operasional juga 24 jam, tapi ingat untuk tetap hati-hati pergi ke tempat baru.
2. Wisata Sejarah ke Candi
Selain Simpang Lima Gumul, kamu bisa mempertimbangkan wisata sejarah seperti Candi Surowono di Desa Canggu dan Candi Tegowangi di wilayah Plemahan. Kedua tempat ini dapat menjadi pilihan buat kamu yang tertarik mengenal peninggalan sejarah di sekitar Kediri.
3. Museum Sri Aji Jayabaya
Buat kamu yang suka wisata sejarah, Museum Sri Aji Jayabhaya bisa jadi salah satu destinasi yang masuk daftar jalan-jalanmu di sekitar Kediri. Museum yang berlokasi di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri ini cocok buat kamu yang ingin mengenal lebih jauh sejarah dan budaya Kerajaan Kediri.
Kalau tertarik berkunjung, museum ini buka setiap Selasa–Minggu pukul 08.00–15.00 WIB dan tutup pada hari Senin. Tersedia juga fasilitas parkir gratis dan toilet umum untuk pengunjung.
Sebelum berangkat, pastikan informasi lokasi, akses, serta jam kunjungannya masih sesuai. Buat rencana sederhana biar waktu liburmu bisa jadi kesempatan buat cari tau daerah sekitar Kampung Inggris Pare lebih jauh.
Yuk, Buat Pengalaman di Kampung Inggris Pare Makin Berkesan!
Ternyata, ada banyak kegiatan asik di Kampung Inggris Pare yang bisa kamu coba selain belajar di kelas. Mulai dari berlatih bahasa Inggris bersama teman, gowes keliling kawasan, berburu kuliner, mengikuti komunitas, sampai jalan-jalan ke tempat wisata di sekitar Kediri.
Jadiiii, kamu mau coba kegiatan yang mana dulu nih?😍 Cerita pengalamanmu di kolom komentar, yaaa!
FAQ Kegiatan Seru di Kampung Inggris Pare
Apa saja kegiatan seru di Kampung Inggris Pare selain belajar di kelas?
Selain belajar di kelas, kamu bisa ikut games dan kelas outdoor, bergabung di speaking club dan study club, gowes keliling Pare, jogging pagi, berburu jajanan di Car Free Day, mencicipi kuliner lokal, nongkrong di kafe, ikut komunitas, sampai jalan-jalan ke tempat wisata di sekitar Kediri.
Apakah belajar di Kampung Inggris Pare selalu dilakukan di dalam kelas?
Tidak selalu. Ada kegiatan belajar di luar kelas, misalnya belajar di bawah pohon atau di gazebo sambil bermain bersama teman. Kamu juga bisa ikut games interaktif untuk belajar kosakata baru, menyusun kalimat, dan praktik langsung berbicara Bahasa Inggris.
Apa itu speaking club dan study club di Kampung Inggris Pare?
Speaking club adalah kegiatan untuk berlatih percakapan, bertukar pendapat, atau membahas topik tertentu dengan Bahasa Inggris. Study club cocok untuk kamu yang ingin mengulang materi, mengerjakan latihan, atau belajar bersama setelah jadwal kursus selesai. Keduanya bisa diikuti di luar jadwal kursus.
Apakah di Kampung Inggris Pare bisa bersepeda?
Bisa. Sepeda adalah alat transportasi yang sangat umum di Kampung Inggris karena terjangkau dan jarak antar tempat di Pare cukup dekat. Dengan gowes, kamu bisa menikmati suasana jalanan desa sekaligus mengenali lokasi tempat makan, toko, dan tempat nongkrong di sekitar.
Kapan dan di mana Car Free Day di Pare?
Car Free Day di Pare diadakan setiap hari Minggu di Jl. PB Sudirman, Pare, Kediri, mulai dari depan Stadion Canda Bhirawa sampai area dekat Alun-Alun Kota Pare. Di sana kamu bisa jalan santai, jogging, dan berburu berbagai jajanan.
Berapa harga makanan dan kopi di sekitar Kampung Inggris Pare?
Warung sederhana di sekitar Kampung Inggris menjual makanan dengan harga sekitar Rp10.000 sampai Rp15.000 per porsi, dan kamu sudah bisa mendapat nasi, lauk, sayur, bahkan ayam. Untuk coffee shop, harganya mulai dari Rp15.000 sampai Rp30.000 tergantung tempatnya.
Bagaimana cara mendapat teman baru dan ikut komunitas di Kampung Inggris Pare?
Peserta kursus datang dari berbagai daerah, jadi kamu bisa berkenalan lewat kegiatan bersama teman satu kelas atau satu camp, seperti belajar bareng, olahraga pagi, atau berburu kuliner. Kamu juga bisa mencari komunitas lokal di sekitar Pare, mulai dari kegiatan bersepeda, komunitas buku dan literasi, sampai wisata bus gratis keliling Kediri.
Apa saja tempat wisata dekat Kampung Inggris Pare yang bisa dikunjungi?
Beberapa pilihan tempat wisata di sekitar Kampung Inggris Pare adalah Simpang Lima Gumul (SLG), Candi Surowono di Desa Canggu, Candi Tegowangi di wilayah Plemahan, dan Museum Sri Aji Jayabaya di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.
Apakah masuk ke Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri bayar?
Tidak, wisata ke Simpang Lima Gumul gratis tanpa tiket masuk. Tempat ini juga buka 24 jam. SLG adalah ikon Kabupaten Kediri dengan bangunan yang menyerupai Arc de Triomphe di Paris, cocok untuk jalan-jalan dan berfoto bersama teman. Tetap hati-hati saat berkunjung ke tempat baru.
Jam buka Museum Sri Aji Jayabaya Kediri kapan?
Museum Sri Aji Jayabaya buka setiap hari Selasa sampai Minggu pukul 08.00 sampai 15.00 WIB dan tutup pada hari Senin. Pengunjung bisa memanfaatkan parkir gratis dan toilet umum. Sebelum berangkat, pastikan informasi lokasi, akses, dan jam kunjungan masih sesuai.